Baca: Filipi 1:21-30
Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan. Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah (Filipi 1:21-22).
Apakah Anda takut mati atau takut hidup? Ada orang yang tidak takut mati, maka ia bunuh diri jika ada masalah. Sebaliknya, ada orang yang takut mati sehingga ia berusaha awet muda dengan minum berbagai obat. Jika pertanyaan ini diajukan kepada Rasul Paulus, apa jawabnya? Pasti dia berkata, “Aku tidak takut keduanya. Bagiku hidup adalah Kristus, dan mati adalah keuntungan.”
Saat menulis surat Filipi, Paulus berada dalam penjara. Ia tidak tahu apakah kemudian akan selamat, ataukah harus mati di penjara. Namun, baik mati maupun hidup sama baiknya bagi Paulus. Mengapa Paulus dapat memiliki keyakinan seperti itu? Hidup Paulus berubah total setelah ia dijumpai Yesus dalam perjalanannya ke Damsyik. Sejak itu ia menjadi pengikut Yesus yang sangat giat memberitakan Injil—sekalipun ia harus menghadapi banyak bahaya penolakan yang mengakibatkan Paulus pernah disiksa, dipenjara, diadu dengan binatang buas, sakit dan sebagainya. Namun ia tak pernah mundur, karena baginya hidup adalah Kristus.
Apakah hidup Anda untuk Kristus? Hidup untuk Kristus bukan hanya memberitakan Injil secara verbal, namun mencakup seluruh hidup yang ditujukan untuk kemuliaan Tuhan dan berkat bagi sesama. Ketika kita bekerja dengan tekun dan bertanggung jawab, ketika kita mengembangkan kemampuan kita semaksimal mungkin—yang semuanya ditujukan untuk Tuhan dan sesama—kita hidup untuk Kristus. Jika kita telah hidup untuk Kristus, mati menjadi keuntungan. Kata “mati” pada ayat 21 dalam bahasa Yunaninya adalah “analuein” yang berarti melanjutkan perjalanan. Kata analuein biasanya dipakai untuk menggambarkan kapal yang mengangkat tali dan jangkarnya untuk melanjutkan perjalanan. Hanya dengan mati, kita dapat melanjutkan hidup, yaitu dengan hidup bersama Kristus di surga. Kematian tidak perlu ditakuti, sebab kematian adalah jalan untuk bertemu muka dengan muka dengan Kristus, dan hidup bersama Dia selamanya. Maka mati adalah keuntungan. —Pdt. Tabita Kartika Christiani
“Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu,
Aku telah mengalahkan dunia.” —Yohanes16:33
Hidup adalah Kristus, Mati adalah Keuntungan